Oleh : Abd. Rouf, S.S(Guru MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik & SMPN 41 Surabaya)
A. Pendahuluan
Membaca merupakan kegiatan yang sangat penting dan vital dalam kehidupan umat manusia. Sungguh tepat kiranya, nabi Muhammad sebagai rasul terakhir menerima wahyu yang pertama dari Allah SWT. Adalah perintah untuk “membaca”.(Q.S:96:1)
Saat ini, pemerintah kita telah berusaha meningkatkan mutu dan kompetensi membaca peserta didik sejak usia sekolah dasar. Sebab itu, komponen dasar yang harus dikuasai siswa usia sekolah dasar selama bersekolah di SD adalah kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Artinya, pemerintah sadar bahwa tanpa penguasaan ketiga kemampuan dasar tersebut, mustahil bangsa Indonesia menjadi maju guna mengejar ketertinggalan dengan negara lain yang sangat pesat kemajuan teknologinya dewasa ini.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Oleh : Abd. Rouf, S.S(Guru MA. Ihyaul Ulum & SMPN 41 Surabaya)
"Agaknya pemahaman, penghayatan, dan penghargaan kita terhadap bahasa nasional dan negara sendiri belum tumbuh secara maksimal dan proporsional. Padahal, tak henti-hentinya pemerintah menganjurkan untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan kaidah yang baik dan benar –setelah kaidah bahasa Indonesia oleh beberapa oknum pejabat Orde Baru dirusak dengan merubah akhiran "kan" menjadi "ken"."
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
CONTOH PENULISAN YANG SALAH :
1. DIRGAHAYU HUT KE 64 2. DIRGAHAYU RI KE-64 3. SELAMAT DIRGAHAYU RI KE-64 4. DIRGAHAYU KEMERDEKAAN INDONESIA KE-LXIV 5. DIRGAHAYU KEMERDEKAAN KITA KE-64 6. ULANG TAHUN REPUBLIK INDONESIA KE-64 7. PERINGATAN ULANG TAHUN REPUBLIK INDONESIA KE-64 8. HARI ULANG TAHUN REPUBLIK INDONESIA KE-64 9. SELAMAT HARI ULANG TAHUN REPUBLIK INDONESIA LXIV 10. H.U.T. R.I. KE-64 11. HUT KE LXIV REPUBLIK INDONESIA
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|